Sehat

Manfaat Berada di Alam Bebas untuk Otak

Apakah Anda bisa mengingat kapan waktu terakhir kali Anda menghabiskan waktu di alam bebas? Misalnya dengan melakukan hiking sentul. Penelitian telah lama mencatat bagaimana aktivitas menghabiskan waktu di alam bebas (dengan tidak hanya melakukan perjalanan dari lokasi A ke lokasi B) bisa mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan mental dan kesejahteraan Anda secara menyeluruh.

Penelitian Tentang Manfaat Berada di Alam Bebas untuk Otak

Pada sebuah penelitian yang dirilis pada tahun 2018 dalam The Journal of Positive Psychology mengungkapkan bahwa menghabiskan waktu selama lima menit di luar rumah erat kaitannya dengan meningkatnya suasana hati secara signifikan.

Pada penelitian itu, mahasiswa Universitas Regina, Kanada mendapatkan penilaian di ruang lab tanpa jendela dengan kelompok alam, di mana mereka duduk di bangku taman kota yang ada di kampus.

Tak mengherankan, para mahasiswa memberi laporan kondisi emosi yang bisa diandalkan dengan peningkatan signifikan pada emosi positif serta transenden diri. Total waktu yang dihabiskan oleh mereka di luar (5 menit dan 15 menit) tak berpengaruh terhadap hasil. Berikut penjelasan lima cara berada di alam bisa berpengaruh untuk otak Anda dilansir dari Bustle.

Lima Cara Berada di Alam Bebas Berpengaruh Untuk Otak

  1. Kesehatan mental

Dalam studi jangka panjang yang dirilis dalam Environmental Science and Technology tahun 2014 menyatakan bahwa orang-orang yang berpindah ke area lebih hijau segera mengalami peningkatan dalam kesehatan mental dan mengurangi tekanan mental. Meningkatnya kesehatan mental juga bertahan lama, menjaga efeknya bahkan hingga tiga tahun sesudah pindah.

Studi ini menambahkan bukti yang berkembang untuk mendukung integrasi ruang hijau lebih banyak seperti area taman umum di perkotaan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Pemimpin peneliti Dr Ian Alcock mengatakan penemuan ini penting untuk perencana kota yang memikirkan tentang perkenalan ruang hijau baru di kota-kota kami. Dia menambahkan dalam pernyataannya bahwa menyarankan para perencana kota memberikan manfaat untuk jangka panjang dan berkelanjutan untuk masyarakat lokal.

  1. Mengurangi depresi

Pada sebuah studi yang dirilis di PNAS tahun 2015 ditemukan bahwa peserta yang berjalan melalui taman hijau di kampus selama 90 menit, dibandingkan dengan berjalan di dekat jalan raya yang ada di dekatnya, menunjukkan otak “lebih tenang” dan tak terlalu memperhatikan hal-hal negatif dalam kehidupan mereka (dengan bagaimana mereka merasakan pre-walk) dalam scan otak berkelanjutan dan kuesioner.

Mereka pun mengalami penurunan aktivitas pada korteks prefrontal subgenual, bagian otak yang berkaitan dengan masalah depresi. Sebenarnya, dengan berjalan di alam bebas seperti hiking sentul terbukti mempunyai dampak positif yang hampir secara langsung berpengaruh terhadap suasana hati secara menyeluruh.

  1. Meningkatkan kesehatan secara menyeluruh

Suatu analisis mendalam pada 143 studi yang dirilis di Environmental Research pada tahun 2018, mengungkapkan bahwa manfaat kesehatan ruang hijau terhadap manusia termasuk diantaranya meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, penurunan secara statistik yang signifikan pada kadar kolesterol, meningkatkan hasil neurologis dan durasi tidur. Mereka pun berkaitan dengan pengurangan prevalensi diabetes tipe II, mortalitas keseluruhan, serta mortalitas kardiovaskular.

  1. “Tingkatan” alam berbeda bisa mempunyai efek yang berbeda

Tergantung dari “tingkatan” alam lokasi Anda berada, Anda pun bisa memperoleh banyak manfaat, berdasarkan studi pada tahun 2018 yang dirilis dalam Ilmu Perilaku. Studi ini mempunyai tiga “tingkatan” atau pengaturan. Tingkat satu mempunyai karakteristik seperti hutan belantara, tempat lainnya lebih erat dengan tanaman hijau yang nantinya Anda temukan di taman pada umumnya, dan lokasi terakhir menjadi wakil “lingkungan buatan” secara umum.

Para peneliti menemukan dengan mengunjungi dua lingkungan hijau sangat membantu untuk mengurangi gejala stress fisik dan psikologis para peserta, namun para peserta di hutan belantara memberikan laporan penurunan tingkat stress paling signifikan dibandingkan dengan dua kelompok yang lainnya. Bila Anda benar-benar ingin menghabiskan waktu di luar rumah, berkemah atau melakukan perjalanan dengan mendaki mungkin menjadi pilihan terbaik.

  1. Membantu meningkatkan fungsi perhatian untuk jangka pendek

Terinspirasi dari suatu penelitian penting pada tahun 2008 yang dirilis dalam Psychological Science yang merekomendasikan melihat foto-foto alam bisa meningkatkan fungsi perhatian para orang dewasa berusia muda. Dalam studi tahun 2014 yang dirilis dalam Experimental Aging Research ditemukan bahwa perhatian eksekutif tampak meningkat baik pada orang dewasa dengan usia lebih tua (64 – 79 tahun) dan subjek berusia muda (18 – 25 tahun) sesudah pemaparan singkat dengan foto-foto alam.

Kabar baik untuk penduduk kota dengan akses alam yang lebih kecil. Perhatian para peserta segera sebelum ataupun sesudah mengamati foto-foto alam yang diukur, dan studi menemukan bahwa mengamati foto-foto tersebut benar-benar meningkatkan ingatan jangka pendek dan perhatian pada kedua kelompok umur. Tentu hasilnya bisa lebih baik dengan benar-benar menghabiskan waktu di alam bebas, misalnya dengan melakukan hiking sentul.

Sehat

Inilah 6 Manfaat Bersepeda

Bersepeda menjadi salah satu tren di masyarakat yang digandrungi semua kalangan. Anak-anak hingga orang dewasa banyak yang turun ke jalan dengan mengayuh sepedanya.

Aktivitas bersepeda tidak hanya menyenangkan tetapi juga bagus untuk kesehatan. Ada beberapa manfaat bersepeda yang baik untuk kesehatan tubuh seperti berikut.

6 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan

  1. Meningkatkan kekuatan otot dan sendi

Bersepeda membuat otot-otot tubuh terus bergerak, terutama di bagian kaki. Tubuh akan berusaha untuk menstabilkan posisi agar tidak jatuh. Hal tersebut bermanfaat untuk membantu meningkatkan otot-otot tubuh.

Selain bagus untuk otot, bersepeda juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan sendiri. Orang yang rutin bersepeda akan lebih terhindar dari masalah kesehatan seperti nyeri dan kaku sendi.

  1. Menjaga berat badan ideal

Bersepeda akan membantu meningkatkan metabolisme tubuh agar lebih lancar. Olahraga ini juga bagus untuk menjaga berat badan karena bersepeda akan membantu membakar lebih banyak kalori.

  1. Meningkatkan sistem imun tubuh

Bersepeda dengan rutin bagus untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Jadi tubuh tidak akan mudah terserang penyakit akibat virus dan bakteri. Aktivitas ini dapat dilakukan seminggu sekali pada pagi hari, sore hari, atau saat cuaca tidak terlalu terik.

  1. Menurunkan risiko penyakit berbahaya

Olahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh. Ada banyak pilihan olahraga seperti bersepeda yang ternyata bermanfaat untuk membantu menurunkan risiko penyakit berbahaya.

Aktivitas fisik seperti bersepeda dapat memperkuat otot jantung dan memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh. Hal tersebut bagus untuk mencegah seseorang terkena hipertensi, stroke, serangan jantung, dan penyakit berbahaya lainnya.

  1. Membantu mengatasi insomnia

Insomnia merupakan gangguan atau kesulitan tidur yang terjadi karena berbagai faktor. Masalah kesehatan ini dapat terjadi pada remaja hingga orang dewasa. Kesulitan tidur membuat tubuh tidak mendapat waktu istirahat yang cukup.

Bagi penderita insomnia, bersepeda bisa menjadi salah satu terapi untuk mengatasi masalah kesehatan ini. Aktivitas berat dan melelahkan saat bersepeda dapat membantu tubuh lebih mudah untuk istirahat dan terlelap pada malam harinya.

  1. Memperpanjang usia

Rutin berolahraga seperti bersepeda ternyata dapat menurunkan risiko kematian dini. Aktivitas ini dapat membantu menurunkan stress atau gangguan kecemasan. Rutin bersepeda juga bagus untuk mencegah penuaan dan bahkan hingga ke sel-sel tubuh.

Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan terhadap beberapa pesepeda, rata-rata usia orang yang rutin bersepeda bisa lebih dari 81 tahun. Hal tersebut bisa menjadi salah satu bukti bahwa bersepeda juga bermanfaat untuk memperpanjang usia.

Tips Bersepeda yang Sehat dan Aman

Salah satu aktivitas olahraga yang sekarang banyak diminati masyarakat adalah bersepeda. Namun untuk pemula sebaiknya perhatikan beberapa hal penting berikut agar aman dan tetap dapat sehatnya.

  1. Pilih jenis sepeda yang nyaman

Jenis sepeda yang ada di pasaran sekarang ini sangat variatif. Penting untuk memilih jenis sepeda yang sesuai dengan kegiatan atau tujuan bersepeda. Sepeda untuk keliling kota, melintasi hutan, dan untuk balapan tentu membutuhkan jenis sepeda yang berbeda.

Pilih jenis sepeda yang memang nyaman digunakan dan sesuai dengan trek yang akan dilalui. Pasang saddle dengan ketinggian yang sesuai dengan postur tubuh agar nyaman saat bersepeda.

  1. Pemanasan

Sebelum bersepeda sangat disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Apalagi untuk pesepeda dengan rute yang panjang, maka stretching otot sangat penting. Pemanasan singkat dapat dilakukan dengan meregangkan otot-otot tubuh.

Mengayuh sepeda akan melibatkan otot tubuh, mulai dari kaki, paha, punggung, tangan, hingga bahu. Jika tidak pemanasan, dikhawatirkan otot-otot tubuh tersebut tidak siap. Terlebih lagi untuk yang jarang bersepeda, maka sebaiknya lakukan pemanasan singkat.

  1. Ketahui batasan jarak tempuh

Tidak ada aturan mengenai batasan jarak tempuh seseorang untuk bersepeda. Namun masing-masing orang dapat menentukan sendiri berapa jarak tempuh yang disanggupi sesuai stamina dan kemampuan.

Pada awal-awal melakukan sepeda sebaiknya tidak memilih rute yang terlalu panjang. Jika jarak yang akan ditempuh dirasa terlalu berat, pesepeda bisa memilih waktu interval atau istirahat hingga tubuh siap kembali mengayuh sepeda.

Itulah 6 manfaat aktivitas bersepeda untuk kesehatan fisik dan mental. Bersepeda yang baik dan sesuaikan dengan kemampuan diri sendiri. Jadi dapat senangnya dapat juga manfaat sehatnya.

Sehat

5 Tips Mengatasi dan Mencegah Sembelit

Buang air besar yang rutin dapat menjadi tanda sistem pencernaan yang sehat. Apabila merasakan kesulitan BAB, itu merupakan salah satu gejala sembelit. Ada beberapa gejala susah buang air besar atau sembelit berikut yang perlu diperhatikan.

Gejala Sembelit yang Harus Diperhatikan

  1. Feses kering dan keras

Sisa pencernaan berupa feses memiliki tekstur yang basah dan mudah dikeluarkan. Apabila feses kering dan keras, bisa jadi Anda mengalami gejala sembelit. Biasanya kondisi ini terjadi karena seseorang yang menahan buang air besar.

Usus akan terus menyerap air pada feses sebelum dikeluarkan melalui anus. Apabila feses tertahan, maka kandungan airnya akan semakin banyak diserap dan tekstur feses menjadi lebih keras. Usus rektrum pun menjadi kesulitan untuk mendorong feses keluar.

  1. BAB kurang dari 3 kali seminggu

BAB yang rutin setiap hari bagus untuk kesehatan pencernaan. Setiap orang memiliki jadwal BAB yang berbeda, namun frekuensi BAB normalnya adalah lebih dari 3 kali seminggu.

Jika buang air besar hanya 1-2 kali saja dalam seminggu, maka Anda mengalami gejala sembelit. Selain frekuensi buang air besar yang jarang, sembelit biasanya juga akan disertai dengan gejala lainnya.

  1. Perut terasa kembung

Kesulitan BAB membuat perut tidak nyaman dan terasa penuh. Sensasi kembung terjadi karena kotoran yang seharusnya dibuang, masih menumpuk terlalu banyak di dalam usus. Perut terasa penuh dan tidak nyaman ini menjadi salah satu gejala sembelit.

  1. Sakit saat buang air besar

Gejala sembelit yang sering terjadi adalah rasa sakit saat buang air besar. Gejala ini biasanya muncul akibat feses yang kering dan keras.

Otot membutuhkan dorongan yang lebih keras agar bisa mengeluarkan feses. Saat mengejan terlalu kuat dan tekstur feses yang keras, buang air besar menjadi terasa sakit.

5 Tips Mengatasi dan Mencegah Sembelit

  1. Perbanyak minum air putih

Kebiasaan minum air putih yang cukup sangat bermanfaat untuk menjaga tubuh tetap terdehidrasi. Kekurangan cairan pada tubuh dapat menyebabkan sembelit. Oleh sebab itu, disarankan untuk minum air putih 6-8 gelas per hari untuk mengatasi sembelit.

Perbanyak konsumsi air putih untuk membantu melunakkan feses sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Selain minum air putih, bisa juga ditambah dengan minum jus buah atau sayuran yang tinggi serat.

  1. Perbanyak konsumsi serat

Serat merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan untuk kesehatan pencernaan. Mengonsumsi serat juga bagus untuk membantu mencegah dan mengatasi sembelit.

Namun untuk mengatasi masalah BAB, sebaiknya memilih sumber serat yang juga tinggi kadar airnya. Sumber serat yang bagus untuk mengatasi sembelit antara lain gandum, brokoli, kacang-kacangan, jeruk, apel, dan alpukat.

  1. Tidak menahan BAB

Terkadang ada saja alasan seseorang terpaksa harus menahan buang air besar. Kebiasaan menahan BAB merupakan salah satu faktor penyebab sembelit. Hal tersebut terjadi karena feses yang tertahan lebih lama dan usus tetap menyerap cairan feses.

Feses menjadi lebih keras dan susah untuk dikeluarkan. Selain itu, sembelit juga menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman. Jadi saat merasa ingin BAB, sebaiknya segera pergi ke toilet. Rutin BAB setiap hari agar tidak mengalami sembelit lagi.

  1. Rajin berolahraga

Berdasarkan penelitian, olahraga ternyata dapat membantu membuat tekstur feses lebih lunak dan mudah untuk dikeluarkan. Hal ini disebabkan karena saat berolahraga, otot-otot di perut atau saluran pencernaan akan menjadi tetap aktif.

Olahraga bagus untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Namun jangan lupa untuk menjaga tubuh tetap terdehidrasi saat atau setelah berolahraga.

  1. Kelola stress

Stress dapat mengganggu kinerja sel-sel dan organ di dalam tubuh. Stres yang tidak dikontrol juga dapat menyebabkan masalah kesehatan pencernaan seperti sembelit. Saat stress, pergerakan usus menjadi lambat dan membuat BAB sulit dilakukan.

Kontrol stress dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan dan menenangkan untuk pikiran. Kegiatan seperti menonton film, jalan-jalan, membaca buku, mendengarkan musik, atau kegiatan lain yang paling disukai dapat mengurangi stress.

Itulah 5 tips penting untuk membantu mengatasi dan mencegah sembelit. Konsumsi makanan dan minuman yang bagus untuk pencernaan. Jangan lupa untuk BAB dengan lebih rutin sehingga tidak terjadi sembelit.